Monkasel: Monumen Kapal Selam Terbesar di Asia


Yuhu, hampir lupa kalau saya belum menuangkan cerita perjalanan saya saat berkunjung ke Surabaya dan Malang pada Desember 2012 lalu. Sudah lebih dari setengah tahun lalu rupanya, hehe.. Namanya saja tour, pastinya akan banyak tempat wisata yang saya kunjungi. Dan lagi-lagi ini bukan perjalanan backpacking saya, namun ada “rejeki” dari bos di kantor, sehingga biaya dan segala akomodasinya free hehehe.. Cekidot yah 🙂

Surabaya, 22 Desember 2012

Saat pertama kali teman menyebut istilah Monkasel, sangat asing terdengar di telinga saya. Ternyata Monkasel merupakan singkatan dari Monumen Kapal Selam yang terletak di Surabaya, tepatnya di sisi sungai Kalimas, Genteng, Surabaya. Konon, monumen ini merupakan monumen kapal selam terbesar di wilayah Asia. Monkasel menjadi tempat wisata pertama kami ketika sudah mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Sesampainya di bandara, kami sudah dijemput bis sewaan yang telah dikoordinir oleh Pak Pri, teman suami bos yang sekarang tinggal di Surabaya.

Penampakan KRI Pasopati 410 (ini asli lho, bukan replika)
Penampakan KRI Pasopati 410 (ini asli lho, bukan replika)

Di lokasi ini terdapat sebuah kapal selam bernama KRI Pasopati 410 yang pernah berpartisipasi di Angkatan Laut Republik Indonesia sejak tanggal 29 Januari 1962. Kapal selam ini adalah buatan negara Rusia tahun 1952. Kemudian sejak Juli 1995, konstruksi monumen mulai dibuat. Kapal selam tersebut sempat dipotong menjadi 16 bagian di PT. PAL Indonesia, kemudian bagian per bagian disatukan kembali dan diletakkan di atas pondasi monumen. Monumen ini resmi dibuka sebagai objek wisata pada tahun 1998.

Di monumen ini, pengunjung tidak hanya diijinkan melihat secara langsung konstruksi KRI Pasopati 410. Ada fasilitas lain yang dapat dinikmati pengunjung saat mengunjungi Monkasel, antara lain video rama tentang perjalanan KRI Pasopati 410 saat bertempur di Laut Aru, live music, kolam renang untuk anak-anak, dan rekreasi air di sungai Kalimas.

Salah satu pintu penghubung ruangan di dalam kapal selam
Salah satu pintu penghubung ruangan di dalam kapal selam

Dengan mengunjungi Monkasel, saya menjadi tahu persis bentuk dan dalam-dalamnya sebuah kapal selam. Bagian dalamnya terkesan sempit, sumpek, dan gelap. Ada beberapa ruangan dengan nama dan fungsinya masing-masing. Tiap-tiap ruangan dibatasi oleh pintu berbentuk bulat ataupun persegi panjang yang tidak terlalu besar. Berkunjung di Monkasel dapat menjadi salah satu wisata pendidikan bagi anak-anak untuk memperkenalkan Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia.

Happy learning by traveling!

Advertisements

5 thoughts on “Monkasel: Monumen Kapal Selam Terbesar di Asia”

  1. padahal pernah tinggal di malang lama, terus sering ke surabaya, eh malah belom pernah kesini == ntar pas pulang mau coba ke sini deh 😀 pengen tau dalemnya kapal selam itu kayak apa XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s