Suatu Pagi di Punthuk Setumbu


Mata masih kiyip-kiyip dini hari ini, lantaran kami baru saja check in hotel pukul lima sore tadi. Perjalanan naik bus Efisiensi yang lumayan tidak normal dari biasanya, membuat waktu tempuh dari Cilacap ke Jogja memakan waktu hampir 7 jam. Itu baru sampai terminal Giwangan, sedangkan kami masih harus melanjutkan perjalanan ke Malioboro terlebih dahulu untuk bertemu dengan mas-mas rental motor yang sudah kami sewa sebelumnya. Eh yang disewa tuh motornya ya, bukan mas-masnya 😀

Hampir saja rencana melancong ke Punthuk Setumbu gagal, gara-gara tragedi KTP kami yang ketinggalan di Cilacap. Kok bisa? Iya, saya teledor. Untung aja mas-mas rental motornya mau nerima jaminan SIM C saya, padahal harusnya pakai KTP. Saat check in hotel pun, pihak hotel mau menerima nomor ID dengan SIM Fandi. Kalau enggak, waaaa entah berapa tanduk yang keluar dari kepala Fandi. Hihihi…

Tanpa cuci muka dan gosok gigi, cukup ganti baju, dandan, dan pakai parfum, saya pun siap meluncur ke lokasi. Fandi aja masih sempat lho gosok gigi dan cuci muka, tapi kok saya males ya? Hahaha.

Menembus dinginnya udara dini hari melewati ring road utara, mata saya langsung melek. Brrrr… Adem… Jalanan yang sangat sepi membuat waktu tempuh kami dari Citihub hotel di daerah Gejayan sampai di Borobudur hanya menempuh waktu sekitar 45 menit saja.

Tidak perlu kaget ketika sudah memasuki kawasan Candi Borobudur. Jam setengah empat pagi sudah sampai ke sini artinya kalian akan ditawari jasa menuju Punthuk Setumbu. Untuk yang belum paham jalan menuju Punthuk Setumbu, ada baiknya pilih salah satu diantara bapak-bapak atau mas-mas yang menawarkan jasa untuk mengantar ke sana. Sebab rute menuju Setumbu cukup membingungkan bagi yang belum paham rutenya. Petunjuk jalannya sangat minim, apalagi di saat masih gelap. Jangan lupa ditawar ya! Untuk jasa antar ke lokasi, minta harga Rp30,000 saja per rombongan. Kalau ada yang menawarkan sekalian dengan bayar tiket, jangan sampai lebih dari Rp15,000 per orangnya. Saran saya sih tiket masuknya beli sendiri saja. Kita minta jasa untuk antar ke lokasi saja.

komputer

Bagi yang cerdas, bisa tuh menunggu di depan hotel Manohara, menunggu ada pengunjung yang kira-kira akan berkunjung ke Setumbu juga. Kan lumayan bisa hemat. Hihihi…

Sesampainya di loket penjualan tiket, masih jam empat pagi dan suasananya masih sepi syekaliii. Bahkan saya hampir berpikir, suasana saat sunrise nanti tidak akan semeriah ketika saya melihat sunrise di Pananjakan. Nyatanyaaa…

Kami sudah stand by di barisan paling depan setelah menunaikan solat subuh, memastikan pandangan kami tidak akan tertutup saat matahari terbit. Masih jam lima pagi, suasana sedikit lebih ramai. Hingga akhirnya sedikit demi sedikit rona warna mentari pagi yang oren kemerah-merahan mulai nampak. OH EMGI, saya nggak tahu harus bahagia atau bersedih hati. Di barisan paling depan ini saya cukup mampu membidik indahnya cahaya pagi muncul di antara dua gunung itu, Merbabu dan Merapi, pun stupa besar candi Borobudur sedikit mulai terlihat dari tempat saya berdiri. Tapiiiii… Saya cuma pegang kamera HP, yang mana kanan kiri saya pada pegang SLR. Hiks!!! Syedih syekali…

Sunrise selalu terlihat indah dari ketinggian
Sunrise selalu terlihat indah dari ketinggian

Entah kenapa semakin siang suara kasak kusuk di belakang saya semakin keras terdengar. Begitu melongok ke belakang, yaampuunn… Ramai banget dong ternyata! Saking asyiknya motret-motret, sampai nggak sadar kalau di belakang saya sudah berubah menjadi lautan manusia. Nggak kalah ramai dengan Pananjakan rupanya!

Kanan dan kiri saya
Kanan dan kiri saya

Dari Punthuk Setumbu lah kami bisa melihat kemegahan candi Borobudur dari kejauhan. Dari titik ini, candi Borobudur terlihat sangat kecil, hanya bagian stupa atasnya saja yang tertangkap mata kami. Kabut pagi yang ikut menyertai terbitnya matahari menambah cantik pemandangan dari bukit ini. Pokoknya rugi deh kalau belum pernah kemari. Hihihi…

Sudah siap berpetualang lagi???

Borobudur terlihat kecil
Borobudur terlihat kecil
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s