Wisata Rasa dan Belanja di Surabaya


Ke Surabaya untuk kesekian kalinya dalam dua tahun terakhir ini rasanya tuh nggak bosan. Lah? Ya iya dong, kalau judulnya melancong, plesir, traveling, apalagi keluar kota, ya ndak bakalan bosan walaupun harus ke tempat yang sama sekalipun, termasuk ketika saya diutus mengikuti kegiatan rutin kantor pertengahan Juli lalu. Tempatnya? Di Java Paragon Hotel, Surabaya.

Tadinya sempat sangat malaaasss mau terbang ke kota Pahlawan ini. Karena apa? Karena pas banget sedang Ramadhan. Takut jadi nggak konsentrasi ibadah aja sih sebenarnya, secara target saya Ramadhan kemarin adalah tidak bolong solat tarawih dan harus khatam baca Alquran. Nah, kalau kebentur jadwal dinas luar seperti ini, saya jadi pesimis šŸ˜¦

Tapi yasudahlah, pada akhirnya setelah saya sekuat tenaga berusaha untuk tidak bolong solat tarawih dan konsisten tadarus, nyatanya saya tetap gagal lantaran kondisi tubuh yang tidak mendukung. Karena apa? Ya karena tuntunan pekerjaan itu tadi, danā€¦. Ajakan jalan-jalan sampai larut malam! Heheheā€¦

Jadi, sayang banget kan kalau dinas luar kota tidak dimanfaatkan untuk jalan-jalan sekalian (terlepas dari masalah ibadah tadi ya). Biarpun bulan Ramadhan, semangat mah tetep ā€™69 dong! Lalu, kemana aja sih saya waktu ke kota yang katanya panas tapi sangat bersih ini? Ada beberapa tempat yang ingin saya rekomendasikan ketika kalian baru pertama kali ke Surabaya, khususnya untuk kuliner dan toko oleh-oleh saja yah. Untuk tempat wisata lain, banyak kok di posting-an saya yang lain, salah satunya yang ini dan yang ini. Dibuka loh ya! šŸ˜€

Pertama, cobalah mencicipi maknyusnya Rawon Setan yang lokasinya berada persis di seberang hotel JW Marriot. Awalnya saya mengira rawon setan adalah semacam rawon yang disajikan dengan kuah yang super pedas. Ternyata bukan -_____- Konon katanya, dikasih nama rawon setan karena dulunya tempat makan ini bukanya cuma pas malam hari aja. Tapi kalo sekarang, sejak siang pun sudah buka kok. Berapa harga per porsinya? Cukup Rp20.000an saja. Menunya boleh milih, mau rawon setan campur atau yang dipisah. Ada juga menu lain seperti nasi bali, nasi osek, nasi pecel, dan nasi campur. Hati-hati ya, makan Rawon Setan bikin ketagihaaaann *drooling*

20140714_210128 (1)

Kedua, belilah sambal dan udang khasnya Bu Rudy. Depot Bu Rudy ada di Jalan Dharmahusada No.140 Surabaya. Sambal Bu Rudy ada tiga macam, sambal bawang (Rp17.500), sambal terasi (Rp15.000), dan sambal ijo (Rp15.000). Sedangkan untuk udang, ada udang toples besar dan toples kecil. Ada paket hematnya juga lho, yaitu udang set besar yang berisi tiga sambal bawang + satu udang toples besar, dan udang set kecil yang berisi satu sambal bawang + satu udang toples kecil. Kebetulan saya lupa banget berapa harga udangnya. Yang jelas kalau mau beli sambel sekaligus sama udang, alangkah bijaksananya kalau ambil paket hemat tersebut. Tapi cuma boleh jenis sambal bawang aja, tidak berlaku untuk sambal terasi dan sambal ijo.

page1

Ketiga, kuliner malam di sekitar Stasiun Gubeng boleh juga dicoba. Awalnya kami mencari kuliner soto pojok Gubeng. Kata Pak Bos, lokasinya ada di sekitar Stasiun Gubeng, persis di pinggir jalan. Tapi pasalnya beliau agak-agak lupa gitu lokasi pastinya dimana, sedangkan bapak supir taksinya ndilalah juga nggak tahu -_____- Setelah tanya orang di pinggir jalan, mas-masnya kasih tahu kalau tempatnya ada di dekat pos polisi, di pojokan juga katanya. Kata Pak Bos sih yang beliau maksud bukan di sini. Tapi daripada muter-muter belum tentu nemu yang beliau maksud, akhirnya kami makanlah di tempat ini, namanya Depot Sederhana Stasiun Gubeng Pojok Surabaya. Menunya beragam, ada nasi soto ayam, nasi soto daging, daaaaaan……. Nasi rawon. Hihihiā€¦ Tempatnya ramai, menandakan kalau rasanya enak dan harganya terjangkau.

20140716_204029 (1)

Keempat, mampirlah sejenak ke Tanggulangin. Sentra tas dan kulit yang berada di kabupaten Sidoarjo ini jaraknya kurang lebih 45 menit perjalanan naik mobil dari pusat kota Surabaya. Kalau saya bilang sih, kawasan ini mirip-mirip seperti kawasan Tajur di Bogor sana. Di sini terdapat banyak toko yang menjual beraneka ragam model tas, dompet, jaket, sepatu, dan ikat pinggang, dari harga seratus ribu ke bawah, sampai yang harganya jutaan. Salah dua toko yang kami kunjungi adalah Permata Tanggulangin Collection dan Mitra Jaya Collection, toko yang direkomendasikan Pak Pri dan dulu sudah pernah kami datangi juga. Pilihan modelnya banyak dan bagus-bagus, pilihan harganya juga beragam. Tinggal disesuaikan ajalah sama selera dan isi kantong. Hihihiā€¦

page2

Kelima, ini dia oleh-oleh khas Surabaya yang katanya lagi booming. Almond Crispy Cheese. Opo neh tho iki? Saya juga tadinya nggak tahu, tapi jadi tahu karena Mbak Reny dan Mbak Sri ngasih tahu saya. Hihihiā€¦ Jadi, bentuknya seperti leker tapi bulat dengan diameter sekitar 7cm. Di atasnya ada taburan kacang almond dan keju, dikemas dengan plastik dan diberi kardus. Kebayang sepertinya apa bentuknya? Saya juga tadinya bingung, sampai akhirnya melihat sendiri bentuknya. Varian rasanya ada tiga macam, original, green tea, dan chocolate. Kata penjualnya, biasanya kalau pas long holiday salah satu rasa pasti ada yang kosong. Kebetulan pas kami ke sana kemarin, ketiga rasa sedang ready stock. Horeeeeā€¦ Oia, kami belinya di Jalan Genteng Besar ya,di sini adalah pusat oleh-oleh Surabaya. Per bungkusnya cukup merogoh kocek Rp45.000 saja. Lumayan mihil menurut saya, hihihiā€¦ Tapi daripada nggak beli? Pilih mana? šŸ˜€

page3

Yang terakhir, hukumnya wajib ā€˜ain ya untuk coba makan di Bebek Sinjay. Beuh! Rugi serugi-ruginya deh kalau ke Surabaya tapi belum mampir ke kuliner ini. Sebenarnya sih sudah ada cabangnya di Jatiwaringin (Bekasi), dan harusnya kalau mau ke tempat asalnya langsung, tempatnya ada di Madura. Tapi, karena ke Madura bakal memakan waktu yang lumayan lama, sedangkan kami tidak bisa terlalu lama meninggalkan hotel, akhirnya kami memutuskan untuk makan bebek sinjay di Kaza City Surabaya saja. Pas sudah sampai di tempat, tadaaa……….

TUTUP!!! -_____-

Ya iyalah, ini kan bulan Ramadhan. Padahal masih jam tujuh malam, tapi bebeknya sudah habis-habisan. Baiklah, balik kanan, dan ujung-ujungnya makan di………. Rawon Setan lagi. Hihihiā€¦

20140717_191335 (1)

Sudah? Sudah dulu ah, sementara enam tempat itu saja yang sepertinya layak dan saya rekomendasikan untuk dijambangi ketika kalian bertandang ke Surabaya. Seharian dari pagi sampai malam bisa kok dapet keenam-enamnya. Hihihiā€¦

Selamat berwisata rasa dan berbelanja!

perlengkapan dapur

Advertisements

One thought on “Wisata Rasa dan Belanja di Surabaya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s