Piknik ke Ragunan

Demi apa hampir lima tahun hidup di ibukota tapi belum pernah sekalipun berkunjung ke Ragunan? Ya begitulah, terkadang yang dekat malah terasa jauh. Yang jauh, udah tahu jauh, tetep aja didatengin. Hehehe. Padahal jarak antara tempat tinggal kami dan Ragunan itu amat sangatlah dekat lho. Tapi entah, kok ya malah belum pernah silaturahmi ke sana. Continue reading Piknik ke Ragunan

Camping Ceria Ala-ala Kita

Namanya juga camping ceria, jadi persiapannya nggak seribet seperti orang mau naik gunung atau naik pelaminan. Kalau bukan karena Fandi kasih lihat foto orang lagi di dalam tenda, saya mungkin nggak akan tetiba punya rencana untuk camping di camp ground Mandalawangi, Cibodas. Intinya camping ini serba dadakan! Tapi.. SUKSES BESAR! Yeay! Continue reading Camping Ceria Ala-ala Kita

Rasanya Gendong Bayi ke Puncak Ijen

“In the mountain, there is no boundary between you and the great mother nature. Just let them touch your soul, because those moment only come to you, a mountaineer.” – Hendri Agustin

Berangkat dari pengalaman-pengalaman para orang tua yang berani bawa bayi mungilnya ke puncak gunung, saya pun latah. Bukan sekedar ikut-ikutan kegiatan ekstrem tersebut, melainkan memang sudah niat dari sejak Launa dalam kandungan bahwasanya ia harus kami kenalkan pada alam, sedini mungkin. Tahu sendiri sekarang eranya era digital, semua serba internet dan teknologi. Saya nggak mau Launa ikutan terkontaminasi dengan dunia gadget dan sebangsanya kalau umurnya belum mencukupi. Big no! Maka, setelah Baluran selesai terjelajahi, ke kawah Ijen-lah kami teruskan petualangan kami. Continue reading Rasanya Gendong Bayi ke Puncak Ijen

TN Baluran, Bukan Lagi Sekedar Rencana

“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.” – Ibn Battuta

Iya, rencana ke Baluran memang sudah ada sejak lama. Tapi, tertahan ketika saya akhirnya dinyatakan positif hamil. Nggak mungkin kan lagi hamil muda tapi teteup nekat traveling ke sana? Walaupun saya kadang nekat, seperti cerita di sini,  tapi nekatnya saya mah selalu pakai perhitungan dan perasaan. Nggak asal nekat-nekat ajah. Hehehe. Continue reading TN Baluran, Bukan Lagi Sekedar Rencana

Di mana kah titik henti kami selanjutnya?